Tuesday, February 07, 2006
KESIMPULAN SINGKAT TENTANG ACEH
Indikasi tsunami adl skenario asing::: pohon-pohon mati pra tsunami:: mayat-mayat membiru di hari terjadinya tsunami:: mayat-mayat yang membusuk tidak dihinggapi lalat:: kapal induk AS tiba di Aceh 3 hari pasca tsunami(diperkirakan bhw kapal induk dari AS ke selatMalaka membutuhkan waktu 2 minggu):: penculikan 300 anak Aceh yg sampai saat inibelum dikembalikan

Trik pemurtadan oleh Asing melalui NGO:

:: meragukan al-Qur'an melalui peristiwa tsunami dgn mengatakan bhw Tuhan tidak adil karena hanya menyelamatkan rumah-Nya (masjid) sementara semua rumah luluh lantak

:: melakukan perang pemikiran (ghawzul fiqr) ttg kematian, bhw Jesus mati utk menebus dosa manusia, sedangkan Muslim mati utk Tuhan-nya

:: memberikan pertanyaan kepada anak-anak Aceh jumlah Tuhan dgn imbalan permen sebanyak Tuhan yg mereka sebutkan jumlahnya
Di sebuah pesantren yg merupakan pusat pendidikan Islam, dimasuki oleh seorang pendeta yg masuk Islam dan mengajar para santri. Para santri diberikan air Nasrani, majalah porno, palang salib, Injil, gbr gereja, secara sistematis.

Sistem lain dilakukan dgn mengajarkan do'a kpd anak2 Aceh dari kitab Mathius:16 dlm bahasa Arab.Memberikan playstation yg disisipi kaset 'blue'.Memberikan jadup (jatah hidup) kpd rakyat Aceh ketika memasuki adzan shalat, dan memberikan upah yg tinggi utk membersihkan parit.

Di Lamno, Belanda, & Jerman m'beli rumah & m'ajarkan "Jalan Menuju Gereja".Seluruh NGO mengadakan natal di NAD.

Di penjara-penjara, byk wanita hamil tanpa suami hamil oleh BKO & NGO. 102 NGO asing muncul pasca tsunami
Tenaga ahli pembangunan Aceh adl Uni Eropa yang memberikan bantuan (baca: hutang) sebesar 284 Euro (Rp. 3,26 triliun) dlm m'bgn Aceh, dana transport NGO-NGO asing, akomodasi mereka, dan upah anak-anak yg m'dengarkan do'a2 Kristen.

Tsunami disalahgunakan oleh NGO-NGO asing utk melakukan pemurtadan, target nya adalah aqidah Islam, dgn cara:

:: m'dangkalkan aqidah Islam dgn kedok "kemanusiaan" (humanitarian)

:: m'hancurkan syari'at Islam di Aceh

NGO-NGO asing adl alat penjajah dgn berkedokkan bantuan kemanusiaan utk mengganti aqidah rakyat Aceh. Bagi asing, no free lunch. Bantuan yg diberikan pasti mengandung agenda tersembunyi dlm m'hancurkan Islam dan kaum Muslim.

Upaya yg hrs dilakukan adl::: melakukan p'binaan (tatsqif) di tubuh masyarakat:: m'bongkar agenda2 t'sembunyi dr p'jajah (kasyfal-khuththath) dan pergolakan pemikiran (ash-shira al-fiqr):: m'bangun kesadaran politik & gambaran Islam sbgsolusi:: m'bangun tatanan politik Islam, yaitu DaulahKhilafah Islamiyyah

diambil dari post bulletin FS : seorang teman
posted by Asep @ 9:58 PM   0 comments
Jika Cinta Sudah Direkayasa
Cinta.... kini sudah direkayasa, diotak-atik semanis madu (hei tapiberbisa)/Cinta... kini sudah jadi dilema, beritanya pun sudah jadi topikutama...”

Sorry sobat, bukannya kita ngajak kalian berdungdat ria nih. Apalagi sampeberjoged niruin sang Ratu Dangdut, Camelia Malik, saat mendendangkan hitsnyabertajuk ‘Rekayasa Cinta’ ini. Nggak kok. Kita cuma tertarik ama judul amalirik lagunya itu lho. Pas banget ama kejadian sehari-hari di tengah kitayang berkaitan dengan cinta. Itu aja. Ya kalo pun jempol kaki dan tanganagak agak goyang dikit pas denger musik dungdat, itu kan udah dari sononya.

Wacks!Kita emang kudu akui kalo pasaran cinta kini nggak semurni madu yang dijualdi peternakan lebah. Udah banyak bumbu-bumbu tambahannya alias rekayasa disana-sini yang bikin cinta punya rasa bervariasi atau malah kehilangan rasaaslinya. Karena cinta adalah universal, setiap orang ngerasa berhak untukmemilikinya, memberikannya kepada orang lain yang dicintainya; ataumemaknainya sesuai persepsi masing-masing. Dengan kata lain, nggak ada hakpaten untuk urusan cinta. Betul?

Kalo udah begini, cinta jadi penuh misteri. Dan tentu bikin penasaran parapemburu cinta yang berlomba-lomba pengen ngerasain rasa cinta sejati. Apasemanis gula tebu? Sepahit empedu? Seasin garam batu? Seasem ketek yang bau?Segurih ingusmu (iyacks!! Jijay banget! Sori bro!)? atau justeru kombinasidari semua rasa itu (hmm...yummy!)? Yang pasti, No body know till he fall inlove.... ehm..ehm....

Cinta adalah...

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, cinta secara umum berarti ekspresi rasasuka kepada lawan jenis tanpa terikat oleh aturan adat atau agama. Dalamkamus nggak terlalu besar tapi lumayan tebel berbahasa arab, cinta berartimahabbah. Ibnu Qayyim menuliskan bahwa sebagian alim ulama menjelaskan kataal-mahabbah berasal dari al-habbath, yang artinya air yang meluap karenahujan yang lebat. Dengan kata lain, istilah al-habbath dapat diartikansebagai luapan rasa dan gejolak saat dirundung keinginan bertemu dengan sangkekasih. Dalam kamus para seniman, cinta adalah inspirasi untuk sebuah lagu,tema cerita, film, puisi, poem, sajak, pantun, karya tulis, lukisan di ataskanvas, atau solitude.

Dalam kamus Islam, rasa cinta adalah bagian dari fitrah manusia. FirmanAllah Swt. : Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepadaapa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyakdari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawahladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempatkembali yang baik (surga). (QS Ali-Imran [3]: 14)

Secara khusus, cinta kepada manusia diibaratkan sifat magnetik yangmenghadirkan daya tarik-menarik antar lawan jenis. Yup, seiring bertambahnyausia dan hormon yang mematangkan organ-organ reproduksi kita, rasa cintamulai mencari tempatnya bermuara.

Tanpa disadari, kita merasakan kebahagiaan (happiness), menyenangkan(comfort), kepercayaan (trust), persahabatan (friendship), dan kasih sayang(affection), ketika ada orang yang perhatian lalu menyatakan perasaancintanya pada kita.

Perasaan ini merupakan perwujudan dari naluri melestarikan jenis (GharizatunNa’u) yang Allah sematkan dalam diri kita sejak lahir. Sehingga kitatermotivasi untuk menjalin hubungan dengan lawan jenis. Dari sekadarberteman, jalan bareng, hubungan khusus, hingga mengikat janji setia dalambingkai pernikahan. Rasa ini juga yang terlihat dalam hubungan kasih sayangorang tua kepada anaknya dalam sebuah keluarga, juga sebaliknya. Semuanyaberproses secara alami tanpa rekayasa. Karena memang cinta itu bukan untukdipaksakan, tapi dirasakan.

Memburu laba di balik cinta

Di mata para kapitalis alias pemilik modal, cinta merupakan komoditi bisnis.Apalagi menjelang nongolnya hari kasih sayang sedunia yang dikenal denganValentine’s Day (VD). Jauh-jauh hari mereka udah banting tulang untukmenggiring opini via media massa agar perhatian masyarakat, khususnyaremaja, tersedot untuk merayakan atau menjadikan tanggal 14 Februari sebagaimoment spesial.

Otomatis, informasi seputar VD yang digeber media massa perlahan tapi pastimemancing antusias semua pihak untuk ikut hanyut dalam perayaan VD. VDkadung dimaknai sebagai moment untuk bertukar hadiah, memberikan bingkisan;atau merayakannya di tempat-tempat spesial. Walhasil, remaja yang palingkeliatan sibuk berburu kado atau hadiah yang romantis bin melankolis untukdiberikan pada pujaan hati. Atau nyusun rencana perayaan yang istimewa ditempat yang istimewa dengan seseorang yang istimewa sambil menyantap makananistimewa diiringi alunan musik syahdu yang istimewa. Pokoknya serba istimewalah.

Ini yang bikin girang para pelaku industri. Cinta berhasil mereka rekayasasehingga bisa menyerap penjualan berbagai produk berlabel cinta yangterpajang memenuhi etalasenya. Ada setangkai bunga mawar merah, putih, danmerah jambu, boneka Teddy Bear memegang bantalan berbentuk hati bertuliskan“I Love You”, atau Pernak-pernik Valentine berupa hadiah sepasang mangkokberukuran kecil. Lihat juga kantong belanjaan yang membengkak menjelang VD.Ada bola coklat, permen coklat, atau sepasang boneka cupid yang menjadisimbol kasih sayang. Pokoknya semua perlengkapan malam valentine udahterabsen dan siap diberikan pada yang terkasih.

Cinta juga menginspirasi para pengusaha hiburan untuk merekayasa realitacinta remaja yang dekat dengan keseharian pemirsa. Eng...ing...eng....di-launching-lah reality show yang semakin mengokohkan cinta dipuncak tanggapermasalahan hidup remaja. Ada Harap-harap Cemas, Katakan Cinta, PlayboyKabel dll. Semua sisi kisah cinta remaja diulik dengan apik bin menarik.Dari mulai pdkt, ungkapan cinta, pacar selingkuh, kasus temen tapi mesra,hingga ngetes kesetiaan pasangan. Komplit bo!

Sobat, kiprah para pengusaha yang menjadikan cinta sebagai bagian darikomoditi bisnis dah hiburan secara tidak langsung mempersempit ruang gerakcinta. Arti cinta tereduksi sebatas rasa suka kepada lawan jenis dalamformat hubungan pacaran dan ajang baku syahwat. Akibatnya, cinta mulaidikecengin oleh setan dari segala sisi untuk menjerumuskan manusia. Gaswattuh!

Antara cinta dan hawa nafsu

Dalam sebuah syair yang dikutip di bukunya Imam Ibnu Qayyim: “Entahpesonanya yang memikat, atau akalku yang sedang tidak di tempat.

”Mungkin ini yang bisa menjelaskan kepada kita kenapa orang sering bilangkalo cinta itu buta. Tak bisa membedakan mana yang baik, buruk, bermanfaat,atau bikin melarat. Semuanya seolah sah-sah saja dilakukan atas nama cinta.Pandangan kebebasan dalam mengekspresikan cinta inilah yang tengahdipopulerkan melalui perayaan VD. Tak sedikit perayaan VD yang berakhir diarena perzinahan yang dianggapnya sebagai ungkapan cinta tertinggi yangpantas diberikan pada pasangannya.

Gitu deh, ketika cinta sangat dimuliakan dan diagung-agungkan, godaan setanmenyelinap dalam hati kita. Akibatnya, cinta dan hawa nafsu kian tak adajarak. Nafsu syahwat telah memperalat cinta untuk berbuat maksiat. Kondisiini sangat mudah ditemui pada orang pacaran.

Ungkapan cinta di awal hubungan, terutama bagi pria, cuman sebatas lipsservice untuk menutupi keinginannya menyalurkan hasrat seksual. Nggak adayang ngejamin kamu atau pacar kamu bisa jaga diri alias tahan godaan ketikalagi asyik berduaan. Apalagi di tengah maraknya kampanye gaul bebas (baca:seks bebas) melalui media massa dan tayangan televisi yang dijajakan olehpara selebriti. Bisa-bisa cinta suci di antara mereka berubah status menjadicinta birahi. Kata Ibnu Qayyim,...bila keduanya telah merasakan kelezatandan cita rasa cinta, tidak boleh tidak akan timbul keinginan lain yang tidakdiperoleh sebelumnya.” Waduh, hati-hati tuh!

‘Merekayasa’ cinta kita

Sobat, kalo kita ngomongin soal cinta, nggak harus langsung nyetel kepadaurusan cowok-cewek yang saling jatuh cinta lho. Itu terlalu sederhana.Karena cinta itu begitu luas seperti yang udah kita paparkan diawalpembahasan. Biar kita nggak terjebak dalam jeratan hawa nafsu dan pemujaanterhadap cinta, ada baiknya kita tempatkan cinta kepada manusia sebagaibagian dari kecintaan kita kepada Allah swt. Firman Allah swt yang artinya:Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku(Rasulullah saw), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” AllahMaha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Ali-Imran [3]: 31)

Dari Anas r.a. ia berkata, telah bersabda Rasulullah saw: “Tidak berimanseorang hamba hingga aku lebih dicintai daripada keluarganya, hartanya, danseluruh manusia yang lainnya.” (Mutafaq alaih)

Nah sobat, sekarang udah jelas dong kalo kita wajib mendahulukan cinta kitakepada Allah dan RasulNya tanpa harus kehilangan rasa cinta kepada yanglain. Karena Rasul juga mencontohkan kepada kita cara mengekspresikan cintakepada orang tua, keluarga, saudara seakidah, lawan jenis, atau harta dan kekayaan. Sehingga cinta kita akan tetap terjaga dari godaan syetan danmendapat berkah dariNya.

Dan kita boleh saja merekayasa cinta agar kita bisa lebih mencintai AllahSwt., RasulNya, Islam, dakwahnya, dan umatnya ini. Caranya, tumbuhkankecintaan itu dengan berupaya mengenal Islam lebih dalam dengan membacabuku-buku Islam atau hadir dalam forum-forum pengajian. Sehingga kita bisamengevaluasi diri sendiri dan amal perbuatan yang udah kita kerjain. Denganbegitu kita bisa memahami arti hidup di dunia ini untuk meraih ridhoNya.

Simak juga kisah-kisah para shahabat yang rela mengorbankan harta, kekayaan,perniagaan, hingga keluarga demi untuk mendapatkan cintaNya. Untuk urusan cinta kepada lawan jenis, kita bisa renungkan sepenggal catatandari seorang teman berikut:”Ya Rabb, ketika aku jatuh cinta, ijinkan iadatang pada waktu yang tepat dimana cinta itu akan membuatku selalumengingatMu, dan bukan melupakanMu. Ketika aku jatuh cinta, cintakan hambapada seseorang yang senantiasa mencintaiMu, dan bisa membuatku semakinmencintaiMu. Ketika aku jatuh cinta, jagalah hati hamba, agar cinta itutidak berbalik menjadi mata pisau tajam yang siap memporak-porandakancintaku kepadaMu” (‘Ngomong Dong!, Sobat Muda 16/Tahun II/Februari 2006).So, mari kita rekayasa cinta untuk mendapat cinta dari Sang Pemilik Cinta.Yuk? Tunggu apalagi? [Hafidz: hafidz341@telkom.net]
posted by Asep @ 9:10 PM   22 comments
Sunday, February 05, 2006
Seputar Hukum Menghina Rasul
1. Bentuk-Bentuk Menghina Rasul
Imam Ibnu Taimiyah dalam bukunya "Ash Sharim Al Maslul 'ala Syatimi Ar Rasul" telah menjelaskan batasan tentang tindakan orang-orang yang menghujat Nabi Muhammad saw. Sebagai berikut:
"Kata-kata yang bertujuan menyalahkan, merendahkan martabatnya, kemudian melaknat, menjelek-jelekkan, menuduh Rasululullah saw. tidak adil, meremehkan serta mengolok-olok Rasulullah saw."
Ibnu Taimiyah menukil pendapat Al Qadlo 'Iyadl yang menjelaskan bentuk-bentuk hujatan Nab saw. sebagai berikut:
"Orang-orang yang menghujat Rasululah saw. adalah orang-orang yang mencela, mencari-cari kesalahan, menganggap pada diri Rasul saw. ada kekurangan atau mencela nasab (keturunan) dan pelaksanaan agamanya. Selain itu, juga menjelek-jelekkan salah satu sifatnya yang mulia, menentang atau mensejajarkan Rasululah saw dengan orang lain dengan niat untuk mencela, menghina, mengecilkan, memburuk-burukkan dan mencari-cari kesalahannya. Maka orang tersebut adalah yang orang yang telah menghujat Rasul saw. terhadap orang tersebut, ia harus dibunuh . . ."
2. Vonis mati
Imam Asy Syaukani menukil pendapat para fuqaha antara lain pendapat Imam Malik yang mengatakan bahwa orang kafir dzimmi seperti Yahudi, Nashrani, dan sebagainya, yang menghujat Rasulullah saw. terhadap mereka hars dijatuhi hukuman mati, kecuali apabila mereka bertaubat dan masuk Islam. Sedangkan bagi seorang Muslim, ia harus dieksekusi tanpa diterima taubatnya. Imam Asy Syaukani mengatakan bahwa pendapat tersebut sama dengan pendapat Imam Syafi'i dan Imam Hambali.
Imam Asy Syaukani dalam kitab "Nailul Authar" jilid VII, halaman 213-215, mengemukakan dua hadits tentang hukuman bagi penghinaan Rasulullah saw.
Diriwayatkan dari Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib ra. yang berbunyi:
"Bahwa ada seorang wanita yahudi yang sering mencela dan menjelek-jelekkan Nabi saw. (oleh karena perbuatannya itu), maka perempuan itu telah dicekik sampai mati oleh seorang laki-laki. Ternyata Rasulullah saw. menghalalkan darahnya". (HR Abu Daud)
Ibnu Abbas telah meriwayatkan sebuah hadits yang berbunyi, bahwa ada seorang laki-laki buta yang istrinya senantiasa mencela dan menjelek-jelekkan Nabi saw. Lelaki itu berusaha melarang dan memperingatkan agar istrinya itu tidak melakukannya. Sampai pada suatu malam (seperti biasanya) istrinya itu mulai lagi mencela dan menjelek-jelekkan Nabi saw. (Merasa tidak tahan lagi), lelaki itu lalu mengambil kapak kemudian dia tebaskan ke perut istrinya dan ia hunjamkan dalam-dalam sampai istrinya itu mati. Keesokan harinya, turun pemberitahuan dari Allah swt kepada Rasulullah saw yang menjelaskan kejadian tersebut. Lantas , hari itu juga beliau saw. mengumpulkan kaum muslimin dan bersabda:
"Dengan menyebut asma Allah, aku minta orang yang melakukannya, yang sesungguhnya tindakan itu adalah hakku; mohon ia berdiri."
Kemudian (kulihat) lelaki buta itu berdiri dan berjalan dengan meraba-raba sampai ia turun di hadapan Rasulullah saw, kemudian ia duduk seraya berkata:
"akulah suami yang melakukan hal tersebut ya Rasulullah saw. Kulakukan hal tersebut karena ia senantiasa mencela dan menjelek-jelekkan dirimu. Aku telah berusaha melarang dan selalu mengingatkannya, tetapi ia tetap melakukannya. Dari wanita itu, aku mendapatkan dua orang anak (yang cantik) seperti mutiara. Istriku itu sayang padaku. Tetapi kemarin ketika ia (kembali) mencela dan menjelek-jelekkan dirimu, lantas aku mengambil kapak, kemudian menebaskannya ke perut istriku dan menghujamkan kuat-kuat ke perut istriku dan menghujamkan kuat-kuat sampai ia mati.
Kemudian Rasululah saw. bersabda:"Saksikanlah bahwa darahnya (wanita itu) halal" (HR. Abu Daud dan An Nasa'i)
3. Siapa pengeksekusi?
Empat belas abad yang lalu, tepatnya di kota madinah pada masa Rasulullah saw. ada seorang munafiqun yang bernama Abdullah bin Ubay bin salul. Ketika itu ia bersumpah:
"Demi Allah, apabila aku kembali ke Madinah, tentu orang yang paling mulia akan segera mngusir orang yang paling hina."
Maksud Abdullah bin Ubay adalah bahwa dirinya yang ketika itu termasuk pemimpin di antara pemuka kalangan munafiqun yang menganggap lebih mulia daripada Rasulullah saw; dan bahwasanya Rasulullah Muhammad saw. itu adalah orang yang paling rendah martabatnya di antara mereka. Dengan demikian, beliau tidak layak lagi memimpin mereka. Begitulah maksud Abdullah bin Ubay.
Berita tersebut didengar oleh Zaid bin Al Arqam, kemudian ia menyampaikannya kepada Umar. Umar sangat geram mendengar hal ini, lalu ia melapor kepada Rasulullah saw. Dengan menahan emosi, ia berkata, "Izinkan aku, ya Rasulullah, untuk membunuh orang itu, orang yang telah menyebarkan fitnah, agar aku dapat memancung lehernya."
Mendengar permintaan Umar itu, Rasulullah saw lalu bertanya, "Apakah engkau akan membunuhnya, bila kuizinkan engkau melakukannya?"
Umar menjawab, :" ya tentu. Demi Allah, jika engkau memerintahkan kepadaku untukmembunuhnya, maka aku akan memancung lehernya, (sekarang juga).
Rasulullah saw berusaha menenangkan emosi umar, seraya berkata "Duduklah dulu".
Tak lama kemudian, datanglah salah seorang terkemuka dari kalangan Anshar yang bernama Usaid bin Hudlair. Ia kemudian berkata "Ya Rasululullah, izinkanlah aku untuk memancung leher orang yang telah menyebarkan fitnah di tengah masyarakat itu"
Kembali Rasulullah saw berlata persis seperti apa yang dikatakan Beliau kepada Umar: "Apakah engkau akan membunuhnya, bila kuizinkan engkau melakukannya?"
Usaid bin Hudzair menjawab: "Ya tentu saja. Demi Allah, jika engkau memerintahkan kepadaku untuk membunuhnya, maka aku akan memancung lehernya, (sekarang juga)."
Tetapi, lagi-lagi Rasulullah tidak mengijinkan Usaid melepaskan geramnya.
Berbeda dengan itu, setelah usai Perang Badar, seorang gembong Yahudi bernama Abu 'Afak terus menerus menampakkan permusuhannya pada Islam dan melakukan penghinaan pada Rasulullah SAW. Diantaranya ia menyuruh penyair untuk membuat sya'ir-sya'ir yang mengandung cacian, celaan, cercaan, dan penghinaan terhadap Nabi SAW. Mendengar hal ini, tanpa banyak komentar seorang sahabat bernama Salim bin Umar mendatangi rumah Abu 'Afak. Kemudian ia menebaskan pedangnya di leher Abu 'Afak sehingga seketika itu juga matilah dia.
Juga pernah suatu waktu ada seorang Yahudi bernama Asma binti Marwan yang sangat membenci Islam. Ia selalu melontarkan perkataan-perkataan yang mengandung penghinaan terhadap Nabi dan Islam. 'Umair bin 'Auf, salah seorang sahabat Nabi mendatangi rumah Asma lalu menancapkan pedang ke dadanya. Ia pun mati. Mensikapi kedua kejadian terakhir ini Rasulullah SAW mendiamkannya.
Nampaklah, sikap Rasulullah SAW tidak mengijinkan membunuh orang munafik Abdullah bin Ubay karena Beliau khawatir orang-orang mengatakan "Muhammad telah membunuh sahabat-sahabatnya". Bahkan Beliau bersedia menshalatkannya saat ia meninggal. Namun, Allah segera menurunkan larangan tentang hal itu (lihat surat at Taubah ayat 84). Sementara, untuk kasus lainnya, pengeksekusinya adalah para sahabat yang gagah berani dengan seijin Rasulullah sebagai Kepala Negara.[LS-HTI].
posted by Asep @ 9:11 PM   0 comments
Pembuat Karikatur Nabi Muhammad Layak Dihukum Mati
Jakarta-RoL -- Forum Umat Islam (FUI) berpendapat sudah selayaknya pembuat karikatur Nabi Muhammad SAW agar dihukum mati karena telah melakukan penghinaan.
"Menurut hukum syariah siapa pun yang melakukan penghinaan kepada Nabi Muhammad SAW hukumannya adalah mati," kata Sekjen FUI, M Al Khaththath menirukan pernyataan bersama FUI yang telah dibacakan di Masjid Agung Al-Azhar Jakarta, Jumat.
Lebih lanjut M Al Khaththath mengatakan FUI juga meminta kepada pemerintah negeri-negeri muslim di seluruh dunia Islam untuk melakukan protes keras kepada pemerintah Denmark dan menekan pemerintah Denmark agar menjatuhkan hukuman mati kepada pelaku tindakan penghinaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Tuntutan penegakan hukum dengan hukuman mati dan permintaan maaf dari pemerintah Denmark, menurut FUI sesuai dengan hukum syariat Islam yang dengan tegas melarang perbuatan lukisan manusia apalagi gambar Nabi Muhammad SAW.
"Sebagaimana di masa nabi Muhammad SAW, sahabat Muhammad bin Maslamah diperintahkan untuk membunuh tokoh Yahudi bernama Ka`ab bin al Asyarf karena melakukan penghinaan kepada Rosul," katanya.
FUI menilai penerbitan karikatur nabi Muhammad SAW yang digambarkan membawa pedang dan menenteng "bom" bahkan dalam salah satu kartunnya digambarkan memakai sorban yang berselip bom oleh koran Jyllands-Posten terbitan Denmark edisi 30 September 2005 yang kemudian telah dimuat kembali media Norwegia dan Perancis, memiliki niat yang tidak baik.
Akibatnya kaum muslimin di berbagai negara di Timur Tengah telah menunjukkan reaksi ketersingungan atas penerbitan karikatur beberapa bulan lalu, tapi tidak mendapat respon positif dari pemerintah Denmark, dengan alasan mereka tidak bisa melarang hak asai dan kebebasan pers.
FUI merupakan forum yang terdiri dari 30-an Organisasi Islam seperti Hizbut Tahrir Indonesia, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Komite Islam untuk Solidaritas Dunia Islam, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Front Pembela Islam, Tim Pembela Muslim, Ikatan Da`i Indonesia dan Al Irsyad.
Sementara pemerintah Indonesia dan masing-masing anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) saat ini tengah menggodok rekomendasi bagi diselenggarakannya Sidang Khusus OKI untuk membahas masalah kartun Nabi Muhammad SAW dan pelecehan terhadap simbol-simbol Islam secara keseluruhan serta masalah fobia terhadap Islam.
Rekomendasi tersebut merupakan hasil pertemuan para Duta Besar negara-negara OKI di Denmark yang dilakukan pada akhir Januari
kemarin.Pertemuan itu sendiri merupakan bagian dari reaksi negara-negara muslim terhadap kartun Nabi Muhammad oleh `Jyllands-Posten` sementaraprotes juga telah disampaikan para Dubes tersebut dengan mendatangi Kementerian Luar Negeri dan Kantor Perdana Menteri Denmark di Kopenhagen.
Di Indonesia, Yuri mengatakan bahwa Deplu pada Kamis (2/2) telah menyampaikan kepada Dubes Denmark bahwa penggambaran serta pemuatan kartun Nabi Muhammad adalah permasalah yang sangat sensitif dan untuk itu Denmark perlu memberikan klarifikasi, kendati `Jyllands-Posten` telah meminta maaf. antara/pur
posted by Asep @ 7:20 PM   0 comments
Profil
Profil Facebook Asep Firman
Buat lencana kamu sendiri
Tentangku
My Photo
Name:
Location: Kelapa Gading, Jakarta, Indonesia

Manusia biasa yang sedang meretas jalan untuk meraih ridho Illahi

Banner 1
Banner 2
Udah Lewat
Arsip Lama
Sekilas Info


.:AGENDA & REGARD:.
Akhir-akhir ini banyak berkutat dengan soal-soal UAS, maklum bentar lagi UAS kan...hehehe..
Afwan, kepada siapa saja kalau akhir-akhir ini saya kurang respon karena kondisi kesehatan agak terganggu nich...mudah-mudahan tidak mengurangi ukhuwwah kita..

Shillah Ukhuwwah
Pengingat Waktu

Anda Pengunjung Yang Ke :

Counter Stats
travel insurance
travel insurance Counter -->

Link Website

Bahan Renungan


.:Wise Words:.
Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin? (TQS. Al Maidah 50)

Barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka baginya penghidupan yang sempit dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.(Qs. Thahâ [20]: 124).

Dia-lah (Allah) yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkan di atas segala agama-agama walau pun orang-orang musyrik benci. (QS Ash-Shaff [61] : 9)

Apabila kalian menolong agama Allah, niscaya Allah akan menolong kalian dan akan meneguhkan kedudukan kalian di muka bumi. (TQS Muhammad:7)

Sesungguhnya Allah Swt. berfirman,"Barangsiapa menghinakan wali (kekasih)-Ku, ia telah terang-terangan memusuhi-Ku. Wahai Anak Adam, engkau tidak akan mendapatkan apa saja yang ada pada-Ku kecuali dengan melaksanakan perkara yang telah Aku fardhukan kepadamu. Hamba-Ku yang terus-menerus mendekatkan dirinya kepada-Ku dengan melaksanakan ibadah sunah, maka pasti Aku akan mencintainya. Maka (jika Aku telah mencintainya) Aku akan menjadi hatinya yang ia berpikir dengannya; dan Aku menjadi lisannya yang ia berbicara dengannya; dan Aku menjadi matanya yang ia melihat dengannya. Jika ia berdo'a kepada-Ku, maka pasti Aku akan memberinya. Jika ia meminta pertolongan kepada-Ku, maka pasti Aku akan menolongnya. ibadah hamba-Ku yang paling Aku cintai adalah memberikan nasihat(Dikeluarkan oleh ath-Thabrani dalm Kitab al-Kabir)

Backsound


Afiliasi
15n41n1
 Blognya Indonesian Muslim Blogger?E