Saturday, March 25, 2006
Pengadilan Inggris Kalahkan Shabina Begum
LONDON -- Pengadilan Tertinggi Inggris, Rabu (22/3), memenangkan sekolah Denbigh High School di Luton, London utara, terkait dengan gugatan salah satu muridnya, Shabina Begum.

Pengadilan menilai, sekolah tersebut tidak melakukan kesalahan ketika memulangkan Begum karena mengenakan busana muslim yang membalut tubuhnya kecuali muka dan telapak tangan. ''Membutuhkan pengorbanan yang besar untuk mendesain seragam yang menghormati keyakinan umat Muslim,'' kata Lord Thomas Bingham, satu dari lima hakim House of Lord yang menangani masalah ini. Di Inggris, House of Lord secara de facto merupakan pengadilan tertinggi.

Bingham mengatakan, Denbigh High School telah membuat keputusan mengenai seragam sekolah yang bisa menerima aspirasi semua muridnya, yang mayoritas Muslim. Sekolah itu sendiri, kata Bingham, telah mengizinkan siswa Muslim yang mencapai empat per lima dari total siswa mengenakan penutup kepala dan setelan berupa tunik panjang dan celana panjang atau yang disebut dengan shalwar kameeze.

Aturan ini, lanjutnya, selama beberapa lama berhasil menjaga keharmonisan sekolah dan diterima oleh mayoritas siswa dan orang tuanya yang Muslim. Bingham menambahkan, pada September 2002 ketika kasus Begum terjadi, kepala sekolah Denbigh High School adalah Muslim dan ia bisa menerima aturan mengenai seragam sekolah. Selain itu, tegas Bingham, keluarga Begum dengan jelas mengetahui aturan sekolah seperti itu ketika mengirim puterinya ke Denbigh.

Shabina sendiri saat pertama kali bersekolah di Denbigh mengenakan seragam yang sesuai aturan sekolah, lengkap dengan penutup kepala. Namun pada September 2002, ia mulai mengenakan gamis longgar dan jilbab yang menutup semua bagian tubuhnya, kecuali mata dan telapak tangan. Ia beralasan, seragam sekolah yang dipakainya selama ini bukan busana Islami yang sesungguhnya.

Sekolah kemudian memulangkannya dan memintanya mengganti pakaiannya dengan seragam sekolah. Sekolah mengatakan keberadaan Shabina dengan busana seperti itu bisa menimbulkan perasaan tidak aman dan terancam bagi siswa lain karena Shabina merasa lebih benar secara agama dengan baju seperti itu.

Namun keesokan harinya Shabina tidak kembali ke sekolah dan mendaftar di sekolah lain di kawasan yang sama yang mengizinkan siswanya mengenakan pakaian seperti itu. Shabina kemudian juga membawa masalah yang dialaminya ke jalur hukum dengan alasan kepala sekolah dan gurunya menolak haknya untuk mendapatkan pendidikan dan mengekspresikan keyakinan agamanya.

Atas pengaduan ini, pengadilan banding pada Maret tahun lalu, memenangkan Shabina. Namun pihak sekolah kemudian membawa masalah ini ke House of Lord yang kemudian memenangkan mereka. Shabina tentu sangat kecewa dan sedih atas keputusan itu. Namun pada saat yang sama ia juga gembira karena masalahnya sudah tuntas. ''Tentu saja saya sangat sedih dan kecewa atas keputusan itu. Tetapi saya juga senang karena semuanya sudah selesai dan saya bisa kembali melangkah,'' katanya.

Menghadapi putusan pengadilan ini, pengacara Laurie Barrie dari Children's Legal Centre, mengatakan, kasus ini bisa saja dilanjutkan dan dibawa ke pengadilan HAM Uni Eropa (UE). Namun Sabhina mengatakan, ia tidak yakin akan melanjutkan masalahnya ke UE. Sabhina mengatakan, selama ini ia hanya berharap bahwa kasusnya akan mendorong orang lain yang senasib dengan dirinya berani menyatakan sikap.

sumber : www.republika.co.id
posted by Asep @ 5:47 AM   0 comments
Tuesday, March 21, 2006
Prof . Hassan Ko Nakata: Ide Khilafah, Realistis
JAKARTA— Prof. Hassan Ko Nakata menyatakan sistem pemerintahan Islam yang hakiki tidak mungkin tegak kecuali dengan khilafah yang satu untuk seluruh umat manusia. ‘’Sistem nation state justru membelenggu dan menghalangi umat Islam untuk berpindah dan berkomunikasi. Nation state telah memenjara umat Islam,’’ tegas Presiden Asosiasi Muslim Jepang ini dalam Diskusi Kupas Tuntas Pemikiran Politik Syaikh Taqiyuddin An Nabhani di Jakarta, Jumat (17/3). Beliau menjelaskan pemaparannya dalam bahasa Arab yang kemudian diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh Ustadz Muhammad Shiddiq al-Jawi.

Ia menjelaskan tak mungkin menegakkan Islam dalam lingkup nation state. Alasannya, lanjut professor di Fakultas Teologi Universitas Doshisha Jepang ini, pada hakikatnya substansi sistem pemerintahan Islam adalah tauhid, yakni penyatuan (tauhid) bumi dan penyatuan umat manusia di atas landasan tauhid rububiyah. Tauhid itu hanya mungkin ada jika umat Islam menghapuskan sekat-sekat yang selama ini membelenggunya. ‘’Ide khilafah sangat realistis pada era globalisasi ini,’’ tandasnya.

Diskusi yang berlangsung di Wisma Dharmala ini dihadiri sekitar 200 orang. Terlihat di antara yang hadir yaitu Eggi Sudjana dan AM Fatwa (wakil ketua MPR). Diskusi ini dibuka oleh juru bicara HTI Ust. M. Ismail Yusanto. Ia menjelaskan kehadiran Prof. Hassan diharapkan dapat memberikan penilaian yang objektif terhadap Hizbut Tahrir karena ia seorang pemikir dan bukan anggota HT. Selain Prof. Hassan, diskusi yang dipandu Ust. M Rahmat Kurnia ini menampilkan Ust. Hafidz Abdurrahman MA dari HTI.

Khusus mengenai sosok Syaikh Taqiyuddin, Prof. Hassan berpendapat pendiri Hizbut Tahrir ini adalah ulama yang menjadi peletak dasar ilmu ekonomi Islam dan penyusunan konstitusi Islam. Ia mengungkap sebelum ada yang menulis tentang ekonomi Islam, Syaikh Taqi telah menulis kitab Nizham Al Iqtishadi fil Islam (Sistem Ekonomi Islam). Satu isinya mengenai ketidaksyar’ian mata uang kertas (flat money). ‘’Ini mendahului pembahasan serupa yang dilakukan kelompok Murabithun yang kemudian diadopsi oleh Abdullan Badawi (PM Malaysia) dan mulai diterapkan dalam pembayaran ekspor dan impor di dunia Islam,’’ katanya.

Di bidang konstitusi, lanjutnya, Syaikh Taqi telah menulis kita Nizham Islam yang di dalamnya memuat Konstitusi Islam (Dustur Islami). Konstitusi ini belum pernah disusun kecuali pada akhir 70-an sampai awal 80-an oleh Ikhwanul Muslimin, Al Azhar, dan Revolusi Islam Iran. ‘’Namun konstitusi Islam yang dirancang oleh An Nabhani merupakan yang terbaik,’’ akunya.

Hanya saja, ia menjelaskan pengaruh Syaikh Taqi ini dalam dunia keulamaan dan kecendekiawanan sulit dilihat. Alasannya para ulama dan cendekia cenderung menyembunyikan pengaruh tersebut demi alasan keamanan. Menurutnya, hanya dua orang cendekiawan yang berani menampakkan pengaruh itu yakni Dr. Muhammad Khair Haikal dan Prof. Dr. Mahmud al Khalidi.

Profesor yang berjenggot panjang ini juga menyebut Hizbut Tahrir, partai yang didirikan Syaikh Taqi, paling banyak dilupakan dalam kajian. Hanya sedikit tulisan yang mengkaji HT. Sebaliknya banyak makalah yang justru menyerang partai politik Islam internasional yang berdiri tahun 1953 itu.

Padahal, menurutnya, HT sangat pantas untuk dibahas karena partai ini merupakan harakah paling penting saat ini dan memiliki inovasi dalam siyasah syar’iyah kontemporer. Subhanallah !

Sementara itu, Ust. Hafidz Abdurrahman MA menjelaskan bahwa pandangan dan pemikiran politik Syaikh Taqi sebenarnya bukan hal baru tapi banyak bersumber dari khasanah pemikiran Islam klasik. Kendati begitu, memang Syaikh Taqi memiliki ijtihad baru yang belum pernah ada dalam karya-karya klasik. Ia mencontohkan dalam sistem pemerintahan Islam. Syaikh Taqi menetapkan empat pilar sistem tersebut, juga ada Majlis Ummah dalam struktur administrasi dan pemerintahan khilafah.

Meski berpijak pada khasanah pemikiran Islam klasik, lanjutnya, pendiri HT ini tetap melakukan seleksi berdasarkan dalil dan argumentasi yang paling kuat. Selain itu Syaikh Taqi telah merumuskan sendiri kaidah-kaidah istimbhat-nya yang dituangkan dalam kitab Syakhshiyyah al-Islamiyyah Juz III.

Ustadz Muhammad Khair Hary Mukti (mantan artis) turut pula memberikan pengalamannya mengapa tertarik kepada Hizbut Tahrir, \\\'hijrah\\\' dari dunia artis ke dunia \\\'dakwah\\\'. Menurut dai energik ini, HT memberikan pemahaman Islam yang kaffah, memuaskan dahaga pemikiran dan menentramkan hati. Sepulang menjalankan ibadah haji beberapa tahun yang lalu, Kang Hary mulai mencari wadah organisasi Islam yang cocok untuknya, dan alhamdulillah akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Hizbut Tahrir Indonesia. Meski sempat mengalami berbagai kesulitan dalam dakwah, namun Kang Hary tetap bersyukur masih bisa menyampaikan risalah Islam ke berbagai daerah di nusantara. Ketika terjadi musibah tsunami Aceh, Kang Hary turut aktif keliling Aceh bersama tim Tabanni Mashalih Aceh (Posko TMA) HTI.

posted by Asep @ 9:46 PM   0 comments
ABG Cuma Bisa Hura-hura?
Hua…ha…ha…ha!” tawa lepas itu sering terdengar di malam minggu, malam senin,sampe malam selasa. Terutama pada jam-jam sibuk orang mencetin tombol remotetv nyari channel hiburan malam.Ya, sekitar jam 7 maleman ke atas gitu deh.Terkadang diselingi tawa nggak lepas, senyum dikulum, hingga cekikikan khaskuntilanak. Iih…syereem! Asalnya dari para penikmat hiburan komedi televisi.Mereka adalah komunitas baru yang behasil diciptakan oleh trans TV,extravaganzaholic. Sapa tuh?

Extravaganzaholic adalah sejenis makhluk hidup yang doyan ketawa akibatketagihan hiburan khas Extravaganza. Sejak kehadirannya, variety show yangmenghadirkan komedi rasa baru ini kian populer di kalangan pemirsa tipi.Semua terhibur dengan tingkah polah dan percakapan para penghuni duniaextravaganza ini yang pada ngocol. Ada ‘Tato Rame’ Sudiro, Ronald ‘Si RajaTeh’, Indra Birowo, Tieke, Virnie, Sogi, Mike, dan nggak boleh ketinggalankuncen planet ini, Aming/Amingwati yang sering kedapetan ‘bias gender’ saatberakting. Hihihi…

Kini, kesuksesan ekstravaganza coba ditularkan produsennya pada generasipenerusnya yang masih belia. Yup, planet Extravaganza mulai dihuni olehbintang-bintang muda yang tergabung dalam gank ekstravaganzabg. Merekaadalah Nia Ramadani, Laudya Cintya Bella, Cecep Reza, Tities Saputra, BobbyMuscar, Rafi Ahmad, Frans Indonesianus, Asha Shara dan Dhawiya Zaida.

Wajah-wajah baru di dunia hiburan ini mencoba ngikutin jejak kakek-nenekmoyangnya (Aming dkk). Dengan menghadirkan bintang tamu dan band-band idolaremaja, extravaganzabg pengen dapet tempat di hati remaja en remaji.Sukseskah mereka? Tonton aja ndiri! (lho, kok malah nyaranin nih? Hehehe..)

Kreativitas juga punya batas

Banyak yang heran dengan kesuksesan hiburan khas Extravaganza. Lantaranpemainnya bukan para pelawak murni atau mantan personel group lawak. Tapipara aktor dan entertainer asli yang nggak ada bakat keturunan ngelawakapalagi dikutuk jadi makhluk pengocok perut. Menurut M. Ikhsan, PimpinanKreatif Extravaganza, “Kami mencoba memahami kultur industri televisi.Mela­kukan lompatan, mewujudkan berbagai inovasi, belajar memahami psikologipenonton dan menang­kap momen,” (Pikiran Rakyat, 24/07/06)

Bener sobat, kamu yang termasuk extravaganzaholic boleh acungi keempatjempol kamu (sambil duduk biar nggak jatoh) dengan kreativitas hiburan yangdisajikan T-‘enggak’ (dalam bahasa jawa, ora=enggak hehehe... maaf ye MasTora) Sudiro cs. Sketsa komedi yang menyajikan delapan sitkom dalam setiapepisodenya ini emang mujarab untuk ngobatin kejenuhan kita menghadapipermasalahan hidup. Lawakannya merakyat abis. Tema-tema keseharian dikemasdalam bodoran segar yang mengandalkan percakapan yang ngocol. Bukan cumaimprovisasi pemain atau lawakan fisik yang kurang santun (meski dikit-dikitada sih). Udah nggak zamannya, Bro!

Sayangnya, seperti kebanyakan tayangan entertaint, Extravaganza juga nggakbisa lepas dari unsur bebas nilai. Celotehan dan adegan yang seringdiperagakan para pemainnya nggak sedikit yang nyerempet-nyerempet porno dancenderung vulgar. Kondisi ini diperparah dengan kostum seksi yang terbuka,mini, dan full pressed body yang sering dipake para pemain wanitanya.Hasilnya, nggak cuma memancing tawa penonton tapi juga imajinasi mereka.Pik-tor tuh!

Sementara dalam extravaganzabg, meski skenario dan adegan yang vulgarnyadiperketat, kehidupan remaja yang kental dengan tawa, canda, dan hura-huratetep mendominasi dalam setiap episodenya. Kondisi ini kian melengkapihiburan-hiburan lain yang banyak menggiring remaja untuk menikmati hidupdengan fun. Meski tertawa bikin kita bahagia dan baik untuk kesehatan, tapikalo hidup cuma diisi dengan ketawa bisa jontor dan tebel tuh bibir!Hehehe.....

Nah sobat, kreativitas pekerja seni dalam menghibur kita emang itu yang kitatunggu. Tapi nggak harus pake ngelanggar etika dan sopan santun dong.Apalagi sampe bebas nilai. Tetep, pemirsa juga berhak dapetin hiburan daninformasi yang mendidik. Sehingga media bisa menjadi sahabat kita. Betul?

Remaja wajib melek media

Dirut Trans TV, Ishadi SK, mengingatkan kita untuk selalu menempatkantelevisi (broadcast) dalam dua posisi, yaitu sebagai “industri budaya” dansebagai “institusi bisnis”. Dalam melangkah di dua posisi itu, akan selaluterjadi pertarungan antara dua kepentingan, yaitu antara idealisme denganrealita bisnis. (Pikiran Rakyat, 21/09/05)

Kita boleh aja berharap informasi dan hiburan yang kita lahap tiap hari didepan televisi bikin kita-kita pada pinter dan bermoral. Tapi kayaknya,harapan itu ibarat pungguk merindukan bulan kalo kita ngeliat acara-acarativi sekarang. Seperti yang dituturkan Anggota Komisi Penyiaran IndonesiaDaerah (KPID) Jawa Barat, Dian Wardiana Sjuchro, di televisi banyakkekerasan, seks, jurnalisme menyimpang, takhayul, dan mistik. Malah menurutpsikolog Afra Hafny Noer, materi seksual lebih banyak diekspos daripada(unsur) pendidikannya (Pikiran Rakyat, 21/09/05)

Parahnya, ‘ideologi rating’ yang dijadikan acuan pengelola tv seringmenendang idealisme mereka untuk mencerdaskan pemirsa. Mereka jadi sibuknyari dan bikin acara yang ber-rating tinggi dan menyerap iklan banyak meskimengorbankan tanggung jawab moralnya kepada masyarakat. Weleh-weleh, kalokita nggak kritis bisa jadi musuh dalam selimut kehadiran kotak ajaib aliastelevisi di rumah kita. Iya kan?

Tengok aja, tayangan yang umumnya disajikan bagi remaja isinya cuma ngupaspersoalan percintaan yang cenderung mengarah pada seks bebas, keputusasaankarena ditinggal pacar, transaksi cinta demi meraih materi, melawan orangtuayang katanya “demi cinta”, hingga aborsi sebagai jalan keluar akibatkehamilan yang tidak dikehendaki. Kemudian, persoalan pergaulan tidak luputdari narkoba, dugem, bergaya hidup mewah, serta persoalan fashion yangidentik dengan tren pakaian-pakaian mini, ketat, aksesori-aksesori nanmahal, ponsel canggih, hingga make up berlebihan. Yang penting trendy.Yup, semuanya disajikan dengan vulgar nggak pake sensor. Akibatnya informasimodel gini bisa jadi inspirasi bagi penonton remaja yang masih menganut gayahidup copy-paste, nyontek abis seperti yang ada di televisi. Makanya kitakudu ngeh dengan hiburan-hiburan yang disajikan media elektronik ini. Nggaksemua yang kita denger itu bener dan nggak semua yang kita lihat itubermanfaat. Catet tuh!

Remaja, sukanya hura-hura?

Kita berharap, tentu bukan anggukan kepala untuk menjawab pertanyaan diatas. Namun, kita kudu berani akui kalo informasi dunia remaja yang hadir kepermukaan via media massa justru banyak yang mengarah ke sana. Kita jadibertanya: “Kenapa sih nggak ada tayangan yang menggambarkan sosok remajayang kreatif di jalur yang benar, serius dalam belajar, gigih mencari ilmu,dsb yang baik-baik?” Kenapa yang dihadirkan tuh yang kesannya hura-hura?Padahal, nggak semua remaja gitu deh. Apakah ini ingin menggiring opinibahwa remaja harus hura-hura, nyantai dan kesannya miskin idealisme?Penelitian di Jakarta, Medan, Yogyakarta, Surabaya, dan Ujungpandang olehGatra yang bekerja sama dengan Laboratorium Ilmu Politik, Fakultas IlmuSosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia, turut menjawab pertanyaan diatas. Hasil survei memperlihatkan, remaja Indonesia cenderung bersikapapolitis dan apatis terhadap keadaan. Mereka lebih banyak memanfaatkan waktuuntuk berhura-hura ketimbang melakukan kegiatan positif. Lebih dari itu,mereka bersikap permisif terhadap perilaku kebebasan seks.

Data lain menunjukkan, bahwa banyak teman remaja yang nggak terlalu tertarikuntuk memanfaatkan waktu dengan melakukan kegiatan-kegiatan positif, sepertibelajar atau membaca buku. Hampir 31% (246 orang) memilih mejeng di mal ataupertokoan, berhura-hura, menenggak minuman keras, mengkonsumsi obatterlarang, dan mementingkan kepuasan indrawi (hedonisme). (Gatra, 3/01/98).Waduh, pegimane urusannya?

Emang nggak bisa dipukul rata hasil penelitian di atas untuk ngegambarinpotret remaja secara umum. Cuma masalahnya acara televisi yang disajikanbagi remaja sekarang ini malah makin menguatkan hasil survei di atas. Dalamsinetron remaja, ceritanya seputar cinta, cemburu, kasmaran, seks bebas,yang dikemas dalam gaya hidup glamour.

Status sih boleh siswa berseragam sekolah, tapi perilakunya mencoreng namabaik kaum terpelajar. Yang ditonjolin cuma dandanan modis dengan segalaaksesoris, hobi nge-dugem, atau mejeng di mal. Sementara kegiatanbelajar-mengajar, diskusi pelajaran sekolah, kreativitas dalam mempraktekkanilmu, semangat dalam belajar, rela berkorban dan saling menolong, ataupotret remaja idealis? Aha, kayaknya nggak ada dalam kamus tayangan-tayanganremaja populer saat ini. Kasian deh ih!

Menjadi generasi cerdas islami

Sobat, indah banget ya kalo idealisme para pengelola tv itu nggak abisdigerogotin ‘ideologi rating’. Tentu program televisi yang menghibur danpenuh manfaat dengan mudah kita nikmati. Kerinduan kita akan hadirnya ceritaremaja berkualitas semodel ACI atau Rumah Masa Depan di jaman baheula akansegera terobati. Perbaikan potret buram para pelajar dengan menghadirkansosok-sosok siswa berprestasi yang pantang menyerah melawan keterbatasansarana dan prasarana pendidikan bisa jadi teladan. Atau sebuah kompetisiintelektual yang dikemas dengan gaya populer untuk menghasilkan pelajarberprestasi tentu menjadi nilai positif dari media untuk kita.

Selain itu, pembinaan untuk membentuk karakter dan pengenalan jati diriremaja juga nggak boleh ketinggalan. Pihak media punya peranan besar dalamhal ini jika mau sedikit peduli dengan memberikan informasi yang seimbangterhadap rusaknya budaya populer yang lahir dari gaya hidup sekulermasyarakat Barat. Agar pemirsa juga cerdas dan sekaligus islami. Baik polapikir, maupun pola sikap.

Kalo kita cuma ngisi hidup kita dengan hura-hura dijamin bakal sengsaradunia-akhirat. Sebab hidup kita kan nggak jalan di tempat. Nggak selamanyakita jadi remaja. Jika saatnya tiba dan Allah mengizinkan, kita bakal jadiorangtua, berkeluarga, dan punya tanggungjawab yang harus kita pikul.Kebayang dong kalo kondisi itu lalai kita siapkan dari sekarang selagi punyakesempatan dan kekuatan di usia muda, masa depan kita bisaamburadul...dul...dul!

Dan yang paling penting, kontrak hidup kita nggak selamanya diperpanjang.Malaikat Izrail atas perintah Allah bisa ngecengin kita kapan aja dan dimana saja. Karena itu, marilah kita menjadi generasi cerdas dan islamiseperti yang disabdakan Rasulullah saw: “Orang yang cerdas adalah orang yangmampu menundukkan hawa nafsunya serta biasa beramal untuk bekal kehidupansetelah mati. Sebaliknya, orang yang lemah adalah orang yang memperturutkanhawa nafsunya, sementara dia berangan-angan kepada Allah.

Predikat generasi cerdas dan islami ini bisa kita raih kalo kita nggakkeberatan untuk mengenal ajaran Islam lebih dalam, memahaminya, danmenjadikannya sebagai aturan hidup kita. Daripada banyak hura-hura mendinganbanyakin nyari pahala. Jadi, ngaji yuk?! [Hafidz: hafidz341@telkom.net]
posted by Asep @ 9:28 PM   1 comments
Sunday, March 19, 2006
PBNU Tegas Dukung RUU Anti-Pornografi
Berbeda dengan Gus Dur dan istrinya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam siaran persnya justru mendukung sepenuhnya RUU-APP. Berarti, resmi organisasi NU membela RUU-APP

Pernyataan resmi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini disampaikan melalui siaran pers yang ditandatangani Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi, Sekjen PBNU, Endang Turmudzi, Rois Aam, KH Sahal Mahfudz dan Katib (Sekretaris), Nasaruddin Umar.

"Ya, kami berempat yang menandatangani itu di Jakarta, Jumat," kata Hasyim seusai berbicara di depan ratusan ulama setelah melantik Dewan Hakim Musabaqoh Tilawatul Qur`an (MTQ) V Pondok Pesantren se-Indonesia di Pondok Pesantren Al Hikmah di Kecamatan Bumi Ayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Sabtu, sebagaimana dikutip Kantor Berita Antara.

Dikatakannya, penolakam bertubi-tubi terhadap RUU APP dari kelompok tertentu tidaklah dapat menafikkan dampak negatif dari pornografi.

"Karena itu, perlu diupayakan jalan keluar sebaik-baiknya dalam pasal-pasal tertentu tanpa menggagalkan RUU APP itu sendiri," katanya.

DPR, ujarnya, tidak perlu ragu mengambil keputusan berdasar kepentingan bangsa yang mayoritas mutlak dengan penuh ketegaran dan kearifan, demi keselamatan moral masyarakat dan generasi muda.

Penertiban pornografi dan pornoaksi adalah kewajiban negara yang dalam pelaksanaannya diwakili oleh pemerintah RI, ujarnya

"Untuk mengetahui dan merasakan dampak negatif dari pornografi dan pornoaksi seseorang tidak perlu menjadi ekstremis, tetapi cukup menjadi orangtua yang shaleh dan bertanggung jawab atas keselamatan pergaulan keluarga sehari-hari," katanya.

Dalam pandangan PBNU, tidak ada satu agama pun yang mentolerir pornografi, oleh karenanya tidaklah tepat menggunakan salah satu agama untuk mendukung RUU APP.

Karena masalahnya bukan semata masalah UU legal formal, namun lebih pada masalah budaya, PBNU mengajak potensi kaum muslim dan non muslim serta kaum nasionalis yang punya kepedulian terhadap kepribadian nasionalnya untuk melakukan langkah budaya menjamin integritas dan martabat bangsa, ujarnya.

"Kaum muslimin Indonesia, utamanya warga NU, jangan mengingkari ajaran agamanya sendiri hanya untuk menuruti penetrasi budaya global yang negatif. Demokrasi juga bukanlah sesuatu yang bebas nilai," kata Hasyim.

PBNU mengimbau masyarakat, agar dalam menanggapi pro-kontra RUU APP itu kembali kepada hati nurani terdalam.

"PBNU mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk menjauhi pornografi dimulai dari diri sendiri," serunya.

PBNU juga menginstruksikan, agar pengurus wilayah dan cabang seluruh Indonesia menyesuaikan diri dengan sikap PBNU ini.

Sementara itu, Menteri Agama (Menag) Maftuh Basyuni mengatakan, pihaknya merasa aneh ada pihak yang membelokkan masalah pornografi ke masalah hak-hak perempuan, padahal menurut dia RUU APP justru bertujuan melindungi perempuan.

Kapitalisme

Sikap dukungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), beserta ortom nya terhadap RUU-APP ini memang sudah berkali-kali ditegaskan.

Sebelumnya, dalam sarasehan dengan tajuk “Telaah Kritis Ramcangan Undang-Undang Anti Pornografi dan Pornoaksi" (RUU APP) yang diselenggarakan PP Muslimat NU di Gedung Dewan Pers Jalan Kebun Sirih Jakarta Pusat, KH. Hasyim Muzadi bahkan sempat menengarai munculnya pendapat pro dan kontra seputar RUU APP disebabkan banyak pihak yang bermain, termasuk kepentingan kapitalisme global.

“Hari ini ada kepentingan yang ingin membuat segala sesuatu seragam dengan Barat. Untuk itu, sikap PBNU pada persoalan ini membela keselamatan generasi muda,” ungkap mantan Ketua PWNU Jawa Timur ini.

“Karena negara ini bukan negara agama, RUU itu harus didukung semua pihak. Menurut saya, tidak ada satu pun agama di dunia ini yang menyetujui pornografi dan pornoaksi,” tuturnya

Sikap senada juga ditunjukkan pucuk Pimpinan (PP) PP Muslimat NU, salah satu organisasi kewanitaan di bawah payung NU. Muslimat NU menilai bahwa pornoaksi dan pornografi bukanlah persoalan etika atau ahlak semata, melaikan masalah kemanusiaan. Oleh karena itu, Muslimat mendukung adanya RUU yang saat ini sedang dibahas oleh DPR tersebut guna mengantisipasi maraknya pornografi dan pornoaksi.

Dalam kesempatan itu, Prof Dr Masruroh Muhtar, dari PP Muslimat NU mengatakan bahwa dalam persoalan pornografi dan pornografi, perempuan sebagai manusia menjadi obyek eksploitasi. “Ini jelas persoalan kemanusiaan, bukan sekedar persoalan etika atau akhlak. Makanya, kita harus mendukung disahkannya RUU tersebut,” terangnya. (ant/nu/cha)

sumber : www.hidayatullah.com
posted by Asep @ 6:05 PM   1 comments
Strategi Keamanan Nasional AS
Strategi keamanan nasional terbaru yang diumumkan presiden AS George W. Bush tidak banyak mengandung ideologi baru. Juga lebih sedikit menyampaikan semangat AS sebagai juru selamat dunia.

Doktrin lama yang ditegaskan kembali adalah, bahwa Amerika tetap memiliki hak untuk melancarkan serangan militer preventif. Harian Italia Il Messaggero yang terbit di Roma berkomentar ancaman Amerika datang pada saat yang tepat. Harian ini menulis :

"Strategi keamanan nasional AS tetap ditekankan pada penggunaan kekekerasan, terhadap negara musuh. Dan sekarang musuh utama AS adalah Iran. Memang tidak ada rincian data, atau waktu dan lokasi rencana serangan AS terhadap rezim di Teheran. Akan tetapi ancamannya dilontarkan secara terbuka dalam waktu yang tepat, untuk dapat menghimpun suara bulat di Dewan Keamanan, agar mengecam program atom Iran. Sebab, sejauh ini Dewan Keamanan kelihatan ragu untuk menjatuhkan sanksi terhadap rezim Ahmadinejad."Sementara harian konservativ Inggris, Daily Telegraph yang terbit di London menulis, bahwa Presiden Bush memaparkan strategi keamanan nasional yang amat berani.

"Dokumen tersebut memperkuat hak Amerika Serikat untuk melakukan serangan preventif dalam kasus pembelaan diri. Bersamaan dengan itu, AS mengumumkan Iran sebagai musuh terbesar, karena negara itu bukan saja mengancam Israel dan Irak, akan tetapi juga menantang Amerika Serikat. Tentu saja pandangan Bush itu, sulit dicerna oleh banyak kalangan di Inggris. Bukankan Menteri Luar Negeri Inggris Jack Straw berulangkali menegaskan, bahwa tidak ada rencana untuk menyerang Iran? Kini terungkap, pernyataan itu hanyalah taktik politik, untuk menepis kritik dari Partai Buruh, dan menenangkan pemilih dari kalangan Muslim. Jadi, pernyataan pemerintah Inggris yang merupakan sekutu paling setia AS, bukanlah penjelasan serius dari strategi keamanan nasional terbaru dari pemerintah AS."

Harian Jerman Handelsblatt yang terbit di Düsseldorf juga menulis komentar tajam mengenai doktrin terbaru keamanan nasional AS. "Tema utama dalam doktrin baru Bush, adalah wawasan presiden sendiri, mengenai tugas besarnya untuk membela kebebasan dan demokrasi di dunia. Dengan demikian, dokumen itu merupakan tanda dari akhir petualangan politik seorang presiden, yang terpilih karena melontarkan seruan politik luar negeri yang sederhana, tapi setelah terpilih, segera berubah menjadi seorang misionaris bagi tugas Amerika sebagai pelindung dunia. Yang baru, Bush tidak hanya menyerang penguasa lalim musuh bebuyutannya, tapi juga mengkritik Rusia dan China. Kata-kata keras terhadap Beijing, dilontarkan pada saat keresahan Washington meningkat, melihat bangkitnya saingan dari Asia tersebut."

Sedangkan harian Jerman lainnya Financial Times Deutschland menulis:

"Amerika meningkatkan tekanannya terhadap Iran. Dalam strategi keamanan nasional terbaru, rezim di Teheran dituduh bertanggung jawab atas sabotase bagi demokratisasi di Irak. Selain itu, Dewan Keamanan PBB saat ini sedang membahas konflik atom Iran, dan tentu saja Teheran memiliki kepentingan, agar sebanyak mungkin anggota Dewan Keamanan menolak sanksi terhadap mereka. Amerika Serikat bertindak tepat, dengan mencampurkan masalah Irak dengan pembahasan konflik atom Iran. Jadi, jika nanti Iran membuktikan, bahwa mereka juga memiliki kepentingan dengan stabilitas di negara tetangganya Irak, Bush dengan mudah masih dapat membalikkan perkara."

http://www2.dw-world.de/dw/indonesia/presse/1.175443.1.html
posted by Asep @ 5:58 PM   0 comments
Spanyol, Mutiara Islam yang Hilang
Ramadhan 92 H, atau bertepatan dengan tahun 711 M, Thariq bin Ziyad danpasukannya merapat di pantai Spanyol, dengan membawa misi untuk menyebarkandakwah Islam. Sayang, Raja Roderick dan pasukannya menolak, dan bahkanmengobarkan peperangan. Peperangan itu sebenarnya bermula dari pertikaianantara sesama Kristen Spanyol. Raja Roderick yang berkuasa saat itu,memaksakan keyakinan Trinitas Kristen yang dianutnya kepada umat NasraniAria.

Berbeda dengan para pendukung Roderick yang meyakini Nabi Isa sebagai Yesus,yaitu Allah Bapak, Anak Tuhan, dan Ruh Kudus, kaum Nasrani Aria meyakiniNabi Isa semata sebagai utusan Allah. Pemaksaan keyakinan Trinitas oleh RajaRoderick ini menimbulkan penindasan di kalangan Nasrani Aria. Lantas,pimpinan mereka meminta bantuan kepada Pasukan Thariq bin Ziyad yang memangsudah merapat di Spanyol dalam misi dakwah dari khalifah.

Panglima Thariq menerima permintaan pemimpin Nasrani Aria. Itu sebabnya,dalam sebuah pidatonya sesaat sebelum melakukan pertempuran dengan pasukanRaja Roderick, Thariq bin Ziyad memerintahkan pembakaran kapal-kapal yangtelah membawa seluruh awak pasukannya dari Afrika, kecuali beberapa pasukankecil yang diminta pulang untuk meminta bantuan kepada khalifah.

Pidato ‘kontroversial’ itu karuan aja membuat pasukannya keheranan. Namunbeliau mengatakan, “Di belakang kita ada lautan luas, di hadapan kitapasukan musuh. Jadi, kita datang ke sini tidak untuk kembali. Kita hanyapunya dua pilihan; menaklukkan negeri ini dan menetap di sini sertamengembangkan Islam, atau kita semua binasa (syahid)”.

Peristiwa di tahun 711 M itu mengawali masa-masa Islam di Spanyol. PasukanThariq sebenarnya bukan misi pertama dari kalangan Islam yang menginjakkankaki di Spanyol. Sebelumnya, Gubernur Musa Ibnu Nushair telah mengirimkanpasukan yang dikomandani Tharif bin Malik. Tharif sukses. Kesuksesan itumendorong Musa mengirim Thariq. Saat itu, seluruh wilayah Islam masihmenyatu di bawah kepemimpinan Khalifah al-Walid dari Bani Umayah.

Thariq mencatat sukses. Ia mengalahkan pasukan Raja Roderick di Bakkah.Setelah itu ia maju untuk merebut kota-kota seperti Cordova, Granada danToledo yang saat itu menjadi ibukota kerajaan Gothik. Ketika merebut Toledo,Thariq diperkuat dengan 5.000 orang tentara tambahan yang dikirim Musa IbnuNushair.

Thariq kembali sukses. Bukit-bukit di pantai tempat pendaratannya laludinamai Jabal Thariq, yang kemudian dikenal dengan sebutan Gibraltar. Musabahkan ikut menyeberang untuk memimpin sendiri pasukannya. Ia merebutwilayah Seville dan mengalahkan Penguasa Gothic, Theodomir. Musa dan Thariqlalu bahu-membahu menguasai seluruh wilayah Spanyol selatan itu.

Pada 755 Masehi, Abdurrahman tiba di Spanyol. Abdurrahman ad-Dakhil,demikian orang-orang menjulukinya. Ia membangun Masjid Cordova, dan menjadipenguasa di Andalusia dengan gelar Amir. Keturunannya melanjutkan kekuasaanitu sampai 912 Masehi. Kalangan Kristen sempat mengobarkan perlawanan “untukmencari kematian” (martyrdom). Namun penguasa Bani Umayah di Andalusia inimampu mengatasi tantangan tersebut.

Sekadar kamu tahu, bahwa peperangan dalam Islam adalah untuk menghidupkanmanusia bukan untuk memusnahkan. Itu sebabnya, ketika kaum muslimin menangperang dan menguasai wilayah tidak bertujuan menjajahnya. Berbeda denganideologi Kapitalisme yang memang tujuan mereka berperang adalah untukmenguasai wilayah dan menjajahnya (baca: menguras seluruh potensi wilayahitu untuk kepentingan bangsanya).

Sejarawan Barat beraliran konservatif, W. Montgomery Watt dalam bukunyaSejarah Islam di Spanyol, mencoba meluruskan persepsi keliru para orientalisBarat yang menilai umat Islam sebagai yang suka berperang. Menurutnya,“Mereka (para orientalis) umumnya mengalami mispersepsi dalam memahami jihadumat Islam. Seolah-olah seorang muslim hanya memberi dua tawaran bagimusuhnya, yaitu antara Islam dan pedang. Padahal, bagi pemeluk agama lain,termasuk ahli kitab, mereka bisa saja tidak masuk Islam meski tetapdilindungi oleh suatu pemerintahan Islam.” Hmm.. perlu dicatet tuh.Itulah yang terjadi sepanjang perjalanan sejarah masuknya Islam ke Spanyol.Islam, tak hanya masuk dengan damai, namun dengan cepat menyebar danmembangun peradaban tinggi hingga Spanyol mencapai puncak kejayaannya.Kota-kota terkemuka Spanyol seperti Andalusia dan Cordova, menjadi center ofexcellent peradaban dunia. Keren nggak?

Berkembangnya iptek

Montgomery menganalisa tentang rahasia kemajuan peradaban Islam, iamengatakan bahwa Islam nggak mengenal pemisahan yang kaku antara ilmupengetahuan, etika, dan ajaran agama. Satu dengan yang lain, dijalankandalam satu tarikan nafas. Pengamalan syariat Islam, sama pentingnya danmemiliki prioritas yang sama dengan riset-riset ilmiah.

Nggak mengherankan tentunya jika para ulama terkemuka seperti Ibnu Rusyd(1126-1198) misalnya, yang terkenal di Barat dengan nama Averous, diakuipula sebagai ilmuwan yang handal di bidangnya. Ibnu Rusyd adalah filosof,dokter, dan ahli fikih Andalusia. Bukunya yang terpenting dalam bidangkedokteran ialah al-Kulliyat yang berisi kajian ilmiah pertama kali mengenaitugas jaringan-jaringan dalam kelopak mata. Bukunya dalam bidang fikihadalah Bidayatul Mujtahid.

Spanyol juga punya az-Zahrawi yang dikenal sebagai orang pertama yangmemperkenalkan teknik pembedahan manusia. Az-Zahrawi yang lahir dekatCordova pada 936 Masehi, dikenal pula sebagai penyusun ensiklopedipembedahan yang karya ilmiahnya itu dijadikan referensi dasar bedahkedokteran selama ratusan tahun. Sejumlah universitas, termasuk di Barat,menjadikannya acuan.

Kontribusi ilmuwan Islam di bidang astronomi nggak kalah seru. Adalahaz-Zarkalli, astronom muslim kelahiran Cordova yang pertama kalimemperkenalkan astrolobe. Yaitu suatu instrumen yang digunakan untukmengukur jarak sebuah bintang dari horison bumi. Penemuan ini menjadirevolusioner karena sangat membantu navigasi laut. Dengan begitu,transportasi pelayaran berkembang pesat selepas penemuan astrolobe.

Jadi jelas, ilmu pengetahuan, bukanlah bagian yang terpisahkan dari syariatIslam dan etika moral. Menurut Montgomery, nggak ada yang dapat melukiskanrelasi antara ilmu pengetahuan, etika, dan agama daripada kata-katafilosofis Ibnu Rusyd: “Filsafat, tak berarti apa-apa jika tak bisamenghubungkan ilmu pengetahuan, agama dan etika dalam suatu relasiharmonis.”

Ibnu Rusyd pernah mengatakan, bahwa ilmu pengetahuan dibangun di atasfakta-fakta dan logika hingga sampe kepada suatu penjelasan rasional. Etika,merefleksikan manfaat setiap riset ilmiah, sehingga harus bisa memberi nilaitambah bagi kehidupan. Sedangkan firman Allah, yakni al-Quran, menjadisatu-satunya pembimbing kita untuk sampai pada tujuan hakiki dari hidup ini.

Itu sebabnya barangkali, W.E. Hocking berkomentar, “Oleh karena itu, sayamerasa benar dalam penegasan saya, bahwa al-Quran mengandung banyak prinsipyang dibutuhkan untuk pertumbuhannya sendiri. Sesunguhnya dapat dikatakan,bahwa hingga pertengahan abad ke tigabelas, Islamlah pembawa segala apa yangtumbuh yang dapat dibanggakan oleh dunia Barat.” (The Spirit of WorldPolitics, 1932, hlm. 461)

Menurut Montgomery, cukup beralasan jika kita menyatakan bahwa peradabanEropa tidak dibangun oleh proses regenerasi mereka sendiri. Tanpa dukunganperadaban Islam yang menjadi ‘dinamo’nya, Barat bukanlah apa-apa. Wajar jikaBarat berhutang budi pada Islam.

Benteng terakhir itu bernama Granada

Sayangnya, masa pencerahan bagi seluruh dunia ini kemudian dikotori olehpara pemimpin Eropa yang bersepakat meninggalkan agama dalam segala aspekkehidupan dan mengembangkan dengan apa yang kemudian dikenal sebagaisekularisme. Akibatnya, keagungan peradaban Islam yang dibangun di Spanyol,berakhir dengan tragis. Yaitu saat penguasa kafir Eropa menghancurkan semuakarya pemikiran para ilmuwan muslim. Tak hanya karya-karyanya yangdimusnahkan, para ilmuwannya pun disingkirkan.

Ibnu Massarah diasingkan, Ibnu Hazm diusir dari tempat tinggalnya diMajorca. Kitab-kitab karya Imam al-Ghazaly dibakar, ribuan buku dan naskahkoleksi perpustakaan umum al-Ahkam II dihanyutkan ke sungai, Ibnu Tufayl danIbnu Rusyd disingkirkan. Nasib yang sama, dialami juga oleh Ibnu Arabi.

Kebijakan ‘bumi hangus’ itu menyebabkan sulit merekontruksi perjalanansejarah Islam di Eropa. Namun demikian, keberadaan Granada, Cordova,Sevilla, dan Andalusia sebagai bukti keagungan peradaban Islam di Spanyoltak bisa dipungkiri. Meski akhirnya sirna juga dihancurkan Pasukan SalibEropa.

Oya, petaka Perang Salib juga telah membuat kita kehilanganperpustakaan-perpustakaan paling berharga yang ada di Tripoli, Maarrah,al-Quds, Ghazzah, Asqalan, dan kota-kota lainnya yang dihancurkan mereka.Salah seorang sejarawan menaksir, buku-buku yang dimusnahkan tentara SalibEropa di Tripoli sebanyak tiga juta buah.

Pendudukan Spanyol atas Andalusia juga telah membuat kita kehilanganperpustakaan-perpustakaan besar yang diceritakan sejarah denganmencengangkan. Semua buku dibakar oleh pemeluk-pemeluk agama yang fanatik.Bahkan buku-buku yang dibakar dalam sehari di lapangan Granada menuruttaksiran sebagian sejarawan berjumlah satu juta buku. (Dr. Mustafaas-Siba’i, Peradaban Islam; Dulu, Kini dan Esok, hlm. 187)

Granada tinggal kenangan, sejak berkecamuknya Perang Salib. Tepat pada 2Januari 1492, Sultan Islam di Granada, Abu Abdullah, untuk terakhir kalinyaterlihat di Istana al-Hamra. Granada jatuh ke tangan kaum kafir Eropa. Semuamerasa kehilangan (apalagi kalo kita mengenal Spanyol sebatas klub sepakbolaReal Madrid atau Barcelona. Menyedihkan!).Sekadar tahu aja bahwa Granada, kota yang terletak di selatan kota Madrid,ibukota Spanyol sekarang, adalah salah satu pusat ilmu pengetahuan Islamyang agung dan tergolong dalam kawasan lainnya yang tak kalah menarik danbersejarah setelah Andalusia, Cordova, Balansiah, Bahrit, Ichiliah,Tolaitalah dan yang lainnya. Granada juga masyhur sebagai kiblat yangmenjadi tumpuan harapan para pelajar yang datang dari segenap kawasan yangberada di sekitar Granada, baik kaum muslimin maupun nonMuslim. Pusatpengkajian yang masyhur di Granada adalah al-Yusufiah dan an-Nashriyyah.

Di sini, juga telah melahirkan banyak ilmuwan muslim yang terkenal. Diantaranya Abu al-Qasim al-Majrithi sebagai pencetus kebangkitan ilmuastronomi Andalusia pada tahun 398 Hijriah atau sekitar tahun 1008 Masehi.Beliau telah memberikan dasar bagi salah satu pusat pengkajian ilmumatematika yang masyhur. Selain beliau, Granada juga masih memiliki sejumlahilmuwan dan ulama terkenal, di antaranya adalah al-Imam as-Syatibi,Lisanuddin al-Khatib, as-Sarqasti, Ibnu Zamrak, Muhammad Ibnu ar-Riqah, AbuYahya Ibnu Ridwan, Abu Abdullah al-Fahham, Ibnu as-Sarah, Yahya Ibnual-Huzail at-Tajiibi, as-Shaqurmi dan Ibnu Zuhri. Di kalangan perempuantercatat nama-nama seperti Hafsah binti al-Haj, Hamdunah binti Ziad dansaudaranya, Zainab.

Amat wajar dong kalo ilmuwan sekelas Emmanuel Deutch berkomentar, “Semua inimemberi kesempatan bagi kami (bangsa Barat) untuk mencapai kebangkitan(renaissance) dalam ilmu pengetahuan modern. Oleh karena itu, sewajarnyalahjika kami selalu mencucurkan airmata manakala kami teringat saat-saatterakhir jatuhnya Granada.” (M. Hashem, Kekaguman Dunia Terhadap Islam, hlm.100)

Granada adalah benteng terakhir kaum muslimin di Andalusia (Spanyol) yangjatuh ke tangan bangsa Eropa yang kafir. Semoga Islam kembali memimpindunia. Mencerahkan dan menjadi “rahmatan lil ‘alamin”. Yup, Islam yangmemberikan masa depan dunia dengan lebih cerah. Jadi, yuk berjuang untukmembela Islam dan menegakkannya dalam naungan Khilafah Islamiyyah. Tungguapalagi sobat? Ayo, berjuang sekarang juga! [solihin:
sholihin@gmx.net]
posted by Asep @ 4:08 PM   2 comments
Profil
Profil Facebook Asep Firman
Buat lencana kamu sendiri
Tentangku
My Photo
Name:
Location: Kelapa Gading, Jakarta, Indonesia

Manusia biasa yang sedang meretas jalan untuk meraih ridho Illahi

Banner 1
Banner 2
Udah Lewat
Arsip Lama
Sekilas Info


.:AGENDA & REGARD:.
Akhir-akhir ini banyak berkutat dengan soal-soal UAS, maklum bentar lagi UAS kan...hehehe..
Afwan, kepada siapa saja kalau akhir-akhir ini saya kurang respon karena kondisi kesehatan agak terganggu nich...mudah-mudahan tidak mengurangi ukhuwwah kita..

Shillah Ukhuwwah
Pengingat Waktu

Anda Pengunjung Yang Ke :

Counter Stats
travel insurance
travel insurance Counter -->

Link Website

Bahan Renungan


.:Wise Words:.
Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin? (TQS. Al Maidah 50)

Barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka baginya penghidupan yang sempit dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.(Qs. Thahâ [20]: 124).

Dia-lah (Allah) yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkan di atas segala agama-agama walau pun orang-orang musyrik benci. (QS Ash-Shaff [61] : 9)

Apabila kalian menolong agama Allah, niscaya Allah akan menolong kalian dan akan meneguhkan kedudukan kalian di muka bumi. (TQS Muhammad:7)

Sesungguhnya Allah Swt. berfirman,"Barangsiapa menghinakan wali (kekasih)-Ku, ia telah terang-terangan memusuhi-Ku. Wahai Anak Adam, engkau tidak akan mendapatkan apa saja yang ada pada-Ku kecuali dengan melaksanakan perkara yang telah Aku fardhukan kepadamu. Hamba-Ku yang terus-menerus mendekatkan dirinya kepada-Ku dengan melaksanakan ibadah sunah, maka pasti Aku akan mencintainya. Maka (jika Aku telah mencintainya) Aku akan menjadi hatinya yang ia berpikir dengannya; dan Aku menjadi lisannya yang ia berbicara dengannya; dan Aku menjadi matanya yang ia melihat dengannya. Jika ia berdo'a kepada-Ku, maka pasti Aku akan memberinya. Jika ia meminta pertolongan kepada-Ku, maka pasti Aku akan menolongnya. ibadah hamba-Ku yang paling Aku cintai adalah memberikan nasihat(Dikeluarkan oleh ath-Thabrani dalm Kitab al-Kabir)

Backsound


Afiliasi
15n41n1
 Blognya Indonesian Muslim Blogger?E