Sunday, October 01, 2006
Seruan Hangat untuk Saudaraku di bulan Mulia


Sekiranya manusia mengetahui kebaikan-kebaikan yang terdapat di bulan Ramadhan, tentulah mereka mengharapkan agar seluruh bulan adalah bulan Ramadhan [HR. Ibnu Huzaimah]

Saudaraku ! Sungguh shaum di bulan Ramadhan merupakan salah satu syiar yang menyatukan kita sebagai umat Islam, dan mengingatkan kita bahwa Rabb kita adalah satu, agama kita pun satu, kiblat kita sama, dan tujuan kita juga satu. Lebih dari itu, Ramadhan semakin mengokohkan bahwa kita adalah umat yang satu, berbeda dengan umat manusia lainnya. Juga, mengingatkan kita bahwa umat yang berakar ini tidak boleh tetap dalam keterpecahbelahan menjadi lebih dari lima puluh negara boneka kecil-kecil. Tidak boleh juga tetap tanpa Khilafah yang menyatukan kita, serta tidak boleh terus menerus tanpa penerapan syariat Islam yang menjadikan kita mulia dan bahagia.

Dengan datangnya bulan Ramadhan yang diberkati maka lebih pantas bagi kita sebagai kaum Muslim sejenak berdiam diri sebagaimana dilakukan di setiap bulan Ramadhan, untuk melakukan koreksi (muhasabah) dan pengkajian. Koreksilah diri kita sendiri sebelum kita dihisab oleh Allah SWT. Apa andil masing-masing kita yang sudah diberikan terhadap Islam hingga saat ini? Apakah telah berupaya menghidupkan hukum-hukum Islam yang telah hilang? Apakah mematikan bid’ah dan menghidupkan Sunnah? Apakah telah melakukan amar ma’ruf nahi munkar? Apakah turut mengemban dakwah Islam serta bergabung dalam aktivitas untuk mengembalikan Khilafah Islamiyah? Atau kita ridha dengan kondisi dan aktivitas yang sebaliknya? Dan apakah kita berdiam diri dari aktivitas untuk menerapkan syariat Islam seraya ridha hidup dibawah syariat (hukum) kufur?

Kita merasakan betul bahwa pada tahun ini ditekan dan didzalimi lebih keras lagi dibandingkan dengan waktu sebelumnya. Pada saat yang sama diri kita pun merasakan bahwa tidak ada yang dapat melepaskannya dari keburukan yang menimpa kita selain Allah SWT. Kita merasa, kini semua pihak telah mengerumuni kita dan dengan rakus merobek dan memakan daging kita. Hal itu telah diuraikan dan disinggung oleh Rasulullah Saw.:

Kelak, bangsa-bangsa lain akan memperebutkan kalian, sebagaimana (mereka) memperebutkan makanan untuk meremukannya. [HR. Abu Daud dari Tsauban]

Setelah muhasabah ini, kita harus mengkaji kondisi kita saat ini, lalu membandingkannya dengan kondisi yang kita alami pada Ramadhan sebelumnya. Mengkaji hal-hal yang menguatkan dan yang melemahkan. Memahami unsur-unsur yang mampu meninggikan, memuliakan dan membangkitkan yang bisa mendorong cita-cita, bahwasanya pertolongan Allah itu adalah dekat. Dan unsur-unsur kemunduran, kehinaan dan keterpurukan yang memperpanjang sampainya pada keberhasilan, bahkan menjadi penghalang jalan kesuksesan. Kita harus mencermati sebab-sebab tersebut hingga kita dapat menghindari sebab-sebab kelemahan dan kehinaan kita, atau menghalangi datangnya pertolongan Allah atas kita. Lalu, mengambil sebab-sebab yang bisa menguatkan, meninggikan dan memuliakan tadi. So… tunggu apa lagi saudaraku ?!


Jatinangor, 9 Ramadhan 1427 H.
posted by Asep @ 1:24 PM   0 comments
Profil
Profil Facebook Asep Firman
Buat lencana kamu sendiri
Tentangku
My Photo
Name:
Location: Kelapa Gading, Jakarta, Indonesia

Manusia biasa yang sedang meretas jalan untuk meraih ridho Illahi

Banner 1
Banner 2
Udah Lewat
Arsip Lama
Sekilas Info


.:AGENDA & REGARD:.
Akhir-akhir ini banyak berkutat dengan soal-soal UAS, maklum bentar lagi UAS kan...hehehe..
Afwan, kepada siapa saja kalau akhir-akhir ini saya kurang respon karena kondisi kesehatan agak terganggu nich...mudah-mudahan tidak mengurangi ukhuwwah kita..

Shillah Ukhuwwah
Pengingat Waktu

Anda Pengunjung Yang Ke :

Counter Stats
travel insurance
travel insurance Counter -->

Link Website

Bahan Renungan


.:Wise Words:.
Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin? (TQS. Al Maidah 50)

Barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka baginya penghidupan yang sempit dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.(Qs. Thahâ [20]: 124).

Dia-lah (Allah) yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkan di atas segala agama-agama walau pun orang-orang musyrik benci. (QS Ash-Shaff [61] : 9)

Apabila kalian menolong agama Allah, niscaya Allah akan menolong kalian dan akan meneguhkan kedudukan kalian di muka bumi. (TQS Muhammad:7)

Sesungguhnya Allah Swt. berfirman,"Barangsiapa menghinakan wali (kekasih)-Ku, ia telah terang-terangan memusuhi-Ku. Wahai Anak Adam, engkau tidak akan mendapatkan apa saja yang ada pada-Ku kecuali dengan melaksanakan perkara yang telah Aku fardhukan kepadamu. Hamba-Ku yang terus-menerus mendekatkan dirinya kepada-Ku dengan melaksanakan ibadah sunah, maka pasti Aku akan mencintainya. Maka (jika Aku telah mencintainya) Aku akan menjadi hatinya yang ia berpikir dengannya; dan Aku menjadi lisannya yang ia berbicara dengannya; dan Aku menjadi matanya yang ia melihat dengannya. Jika ia berdo'a kepada-Ku, maka pasti Aku akan memberinya. Jika ia meminta pertolongan kepada-Ku, maka pasti Aku akan menolongnya. ibadah hamba-Ku yang paling Aku cintai adalah memberikan nasihat(Dikeluarkan oleh ath-Thabrani dalm Kitab al-Kabir)

Backsound


Afiliasi
15n41n1
 Blognya Indonesian Muslim Blogger?E